Nil Maizar Akan Dipertahankan PS Tira Musim Depan

Bantul: PS Tira tetap mempertahankan Nil Maizar sebagai pelatih musim depan. Meski, kontrak Nil Maizar di PS Tira berakhir pada Desember 2018.

“Kami beri apresiasi (Nil Maizar) untuk bertahan. Kami akan bicarakan lebih lanjut,” kata perwakilan manajemen PS Tira, Kusmanto Harapan di Stadion Sultan Agung Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa 11 Desember 2018.  

Eks pelatih Semen Padang ini dianggap berjasa terhadap PS Tira. Meski baru masuk pada pertengahan kompetisi Liga 1, Nil Maizar berhasil menyelamatkan PS Tira dari degradasi.  

Baca juga: Prediksi Liverpool vs Napoli: Berharap Tuah Anfield

Saat ini, Nil Maizar masih mengikuti kursus kepelatihan lisensi APro dari AFC. Dengan hasil kinerjanya setengah musim, manajemen PS Tira berharap sang pelatih bisa bertahan. 

“Kami keinginannya seperti itu. Coach Nil ada di rencana kita, memang masih perlu pembicaraan,” ujarnya. 

Menariknya, Nil Maizar saat ini bukan hanya melatih sepak bola. Ia juga menjadi salah satu calon anggota legislatif pada Pemilu 2019. Ia maju dengan ‘kendaraan’ Partai NasDem. 

Baca juga: Laga PS Tira melawan PSIM Yogya Berakhir Ricuh

“Keinginan Nil Maizar nyaleg kami hormati. Kami akan memberi prioritas untuk coach Nil dan ofisial (PS Tira) yang ingin bertahan,” ucapnya. 
 
Dengan situasi itu, lelaki kelahiran Sumatra Barat ini tetap memimpin skuat The Young Warriors musim depan. PS Tira nantinya akan berkandang tetap di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada musim depan. 

Manajemen juga mengisyaratkan akan mempertahankan sekitar 50 persen skuat untuk kompetisi tahun depan. “Kami akan prioritaskan tim yang membantu tim kami bertahan di Liga 1,” kata Kusmanto.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Bobotoh Sambut Meriah Skuat Persib U16
 

(RIZ)

Komentar Rohid Chand Usai Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga 1 2018

Jakarta: Rohit Chand dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1 Indonesia 2018. Gelandang Persija Jakarta itu mendedikasikan gelar tersebut untuk semua pemain sepak bola di Indonesia. 

Rohit Chand terpilih menjadi pemain terbaik mengalahkan dua kandidat lainnya Willem Jan Pluim (PSM Makassar) dan bomber Persebaya David dan Silva.

Gelar individu yang didapatkan Rohit Chand ini meneruskan catatan musim lalu ketika status pemain terbaik disematkan kepada pemain asing. Musim lalu gelar pemain terbaik diberikan kepada Paulo Sergio, pemain dari PS Tira.

Rohit Chand mengaku tidak menyangka dirinya masuk nominasi pemain terbaik.

Klik di sini: Milan Ditahan Imbang Torino di San Siro

“Saya bukan pemain individu, semua berkat kerja sama tim. Jadi sebenarnya tidak terlalu berharap dengan penghargaan ini. Saya sudah puas karena Persija bisa meraih gelar juara,” kata Rohit Chand.

“Gelar pemain terbaik ini saya anggap bonus. Jadi saya dedikasikan kepada semua pemain di Indonesia, bukan hanya skuat Persija,” sambung Rohit.

Musim ini Rohit Chand bermain dalam 31 laga Persija dan mencetak tiga gol. 

Video:Jakmania Rayakan Kemenangan di Bundaran HI
 

(ASM)

Menanti Gebrakan Tiga Tim yang Promosi ke Liga 1 2019

Jakarta: Tiga tim PSS Sleman, Semen Padang, dan Kalteng Putra, resmi naik kasta ke Liga 1 Indonesia 2019. Ketiga tim tengah bersiap unjuk gigi di kasta tertinggi spak bola Indonesia tersebut.

Ya, ketiga tim ini berasal dari tiga pulau yang berbeda di Tanah Air. Seperti diketahui, PSS berasal dari Jawa, Semen Padang dari Sumatera, dan Kalteng Putra dari Kalimantan.

PSS datang dengan status juara Liga 2, usai mengalahkan Semen Padang 2-0 di partai final. Namun sebenarnya, tiket promosi sudah dipastikan sejak kedua tim menginjak babak final.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Juventus vs Inter Milan Dini Hari Nanti

Sementara itu, Kalteng Putra mendapat tiket promosinya usai menaklukkan Persita Tangerang 2-0 di Stadion Pakansari Cibinong. Dua gol kemenangan Kalteng Putra diciptakan Dendi Maulana dan I Made Adi Wrahadi.

Sebelum menyaksikan aksi tiga klub tersebut, berikut profil singkatnya:

PSS Sleman

Ini menjadi kali pertama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki wakilnya di Liga 1 Indonesia, atau sejak ISL yang merupakan nama sebelumnya. PSS Sleman menjadi wakil DIY untuk untuk pertama kalinya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut.

Salah satu senjata terkuat PSS ialah striker mereka, Cristian ‘El Loco’ Gonzalez. Terbukti, El Loco mampu membawa PSS menjadi juara dengan sumbangan satu gol di babak final kontra Padang. El Loco juga telah mengutarakan niatnya untuk tetap membela Laskar Sembada di Liga 1.

Pelatih: Seto Nurdianto

Kiper: Ega Rizky, Yoewanto Stya Beni, Rizky Arya Adiatna.

Bek: Absor Fauzi, Tedy berlian, Zamzani, Taufan Hidayat.

Gelandang: Wahyu Sukarta, Rangga Muslim, Tambun Naibaho, Yudi Khoirudin, Wira Buana Prayoga, Dave Mustaine.

Striker: Hisyam Tolle, Slamet Budiono, Arie Sandy, I Made Wirahadi, Cristian Gonzales, Irkham Zahrul Milla.

Semen Padang

Hanya butuh satu musim bagi Semen Padang untuk kembali ke Liga 1. Ya, tahun lalu, mereka harus terdegradasi ke Liga 2 usai fini di zona merah Liga 1 2017 bersama Persiba Balikpapan dan Presegres Gresik.

Menghadapi Liga 1, Semen Padang diperkirakan bakal menambah amunisi di lini serang mereka. Striker PS Tira, Aleksandar Rakic, dikabarkan masuk radar tim berjuluk Kabau Sirah tersebut. Kabar ini diperkuat dengan PS Tira yang terancam degradasi dari Liga 1 2018.

Pelatih: Syafrianto Rusli

Kiper: Mukhti Alhaaq, Guntur Pranata, Rendi Oscario Sroyer, Ahmad Iqbal Bachtiar.

Bek: Ibrahim Sanjaya, Febly Gushendra, Syaeful Anwar, Novrianto, Hengky Ardiles, Leo Guntara, Agung Prasetyo, Ahmad Taufik, Nugrah Nanak, Ahmad Mahrus Bahtiar.

Gelandang: Fridolin Yoku, Rudi, Apriyogi, Abdul Rahman Lestaluhu, Elthon Maran, Ronaldo Eko Julianto, Manda Cingi, Rosad Setiawan, Finno Andrianas, Isyad Maulana.

Striker: M. Gugum Gumilar, Rachmat Affandi, Ananias Fingkreuw, Mardiono.

Kalteng Putra

Sama dengan PSS, ini juga pertama kalinya Kalteng Putra menembus panggung Liga 1. Setelah mendapatkan kepastian promosi, Kalteng langsung berbenah.

Tidak tanggung-tanggung, Kalteng putra memulai persiapannya dengan merenovasi markas mereka, Stadion Tuah Pahoe, serta rencana merekrut pemain bintang.

Striker legendaris asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic, disebut-sebut sebagai salah satu calon pemain baru Laskar Isen Mulang. Dikabarkan, manajemen klub sudah sampai tahap menerima respons Ibrahimovic dalam proses negosiasinya. 

Pelatih: Kas Hartadi

Kiper: Fachri Abdi, Riki Pambudi.

Bek: Ardi Yuniar, Zainal Haq, Budhiar M. Riza, Satrio Aji, Dendi Agustian.

Gelandang: Dadang Apridianto, Moses Banggo, Michael Rumere, Dominggus Fedrik, Muhammad Rais, Zulvin Zamrun, Feri Aman Saragih, Joko Sasongko.

Striker: Eksel Runtukahu, Dennis Buiney, Hari Yudo, Eki Nurhakim.

(ASM)

Terkait Isu Pengaturan Skor, Semen Padang dan PSS Sleman Janji Bermain Profesional

Bogor: Isu pengaturan skor masih jadi perbincangan di jagat sepak bola Tanah Air, termasuk di kompetisi Liga 2. Teranyar, Exco PSSI, Hidayat menyatakan mundur dari jabatannya. 

Jelang laga final Liga 2 antara PSS Sleman melawan Semen Padang FC di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 4 Desember 2018, keduanya siap bermain profesional. Mereka enggan terpengaruh dengan masalah di luar pertandingan. 

“Saya tak akan terpengaruh hal di luar strategi permainan. Saya harapkan ke pemain apa yang terjadi di lapangan, wajib ikut perintah wasit,” kata pelatih Semen Padang FC, Syafrianto Rusli lewat keterangan tertulis yang diterima medcom.id

Ia yakin, timnya bisa tampil lepas untuk laga nanti malam. Ia meyakini, Semen Padang tak terlibat di dalam polemik itu. Ia berharap laga akan berjalan dengan fairplay. 

Baca: Luka Modric Sabet Gelar Ballon d’Or 2018 

“Kami serta pemain berlatih dan main dengan baik. Mudah-mudahan kami bisa mengakhiri dengan bagus. Sepak bola secara umum sudah membahas teknologi. Kita masih bergelut dengan hal yang seharusnya tak kita ikuti. Kita akhiri lah ini supaya sepak bola bisa maju,” ujar Syafrianto. 

Sementara itu, PSS Sleman jadi salah satu yang namanya disebut dalam masalah itu. Pelatih PSS, Seto Nurdyantoro menyatakan, dirinya hanya bekerja berkaitan dengan sepak bola. Mulai dari berlatih sampai melakukan pemulihan kondisi pemain yang kurang fit. 

“Di luar itu saya tidak tahu. Saya juga tak akan pernah mengomentari kinerja wasit. Saya berkomitmen diri sendiri tak akan komentar di luar teknis,” kata dia. 

Menurut Seto, laga final Liga 2 bakal jadi pembuktian timnya mana yang layak jadi yang terbaik di kompetisi kasta kedua. Meskipun, ia mengakui berharap timnya bisa keluar jadi pemenang. 

“Laga final jadi pembuktian bahwa kami bekerja di luar teknis. Harapannya jadi pertandingan yang layak untuk tim yang lolos di final,” pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Hidayat Mundur dari Exco PSSI

(ASM)

Gede: Masyarakat Harus Berani Laporkan Praktik Pengaturan Skor

Direktur Utama Persija Jakarta, I Gede Widiade (dua dari kiri) saat menghadiri diskusi sepak bola yang digagas wartawan sepak bola Indonesia (Foto: medcom.id/Rendy Renuki)

Jakarta: Direktur Utama Persija Jakarta, I Gede Widiade, mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan bukti-bukti praktik pengaturan skor. Ia menyebut masyarakat bisa menggunakan skema “class action” untuk berperang melawan tindakan kriminal tersebut.

“Kalau misalnya PSSI tidak berani, masyarakat saja yang membuat aduan,” kata Gede dalam diskusi yang digelar di Jakarta, Jumat 30 November, dikutip Antara.

Dalam hal ini, sesungguhnya Gede menyindir langkah PSSI dalam menangani masalah pengaturan skor (match fixing) itu sendiri. Induk sepak bola Indonesia itu dinilai gagal membuat para pelakunya jera.

Baca: Nama PSS Sleman Disebut dalam Kasus Pengaturan Skor, Pelatih: Silakan Diusut!

Pasalnya, Gede terang-terangan mengatakan pengaturan skor seperti masalah akut dalam sepak bola Indonesia. Namun, ia berpendapat jika penanganan hukum permasalahan ini terkesan lamban. 

Kasus pengaturan skor mulai mencuat lagi di sejumlah pertandingan sepak bola nasional, terutama di Liga 2. Salah satunya, menyeret laga Madura FC kontra PSS Sleman pada babak delapan besar Liga 2.

Kala itu, manajer Madura FC, Januar Herwanto, mengakui menjadi korban match fixing. Ia diminta mengalah oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat, pada pertandingan melawan PSS.(ANT)

(ASM)

Asprov Jakarta Minta Ketua PSSI Mundur

Jakarta: Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) DKI Jakarta, Aldi Karmawan, mendesak ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi, mengundurkan diri dari jabatannya.

Aldi menjelaskan bahwa minimnya prestasi Timnas Indonesia menjadi alasan utama dirinya menginginkan Edy mundur. Selain itu, Edy yang merangkap sebagai Gubernur Sumatera Utara dinilai bermasalah.

“Sebaiknya Pak Edy melepaskan jabatannya di PSSI,” kata Aldi kepada Antara.

Baca juga: Lima Momen Paling Kontroversi Sepanjang Fase Grup Piala AFF

Aldi juga menegaskan bahwa minimnya regenerasi mulai dari sepak bola akar rumput memperparah masa kepemimpinan Edy sebagai Ketum PSSI.

“PSSI sangat tidak memerhatikan kami. Kami membuat liga secara mandiri, sama sekali tak ada bantuan dari PSSI. Seharusnya ada perhatian serius untuk pembinaan sepak bola dari akar rumput,” tegasnya.

Selama kepemimpinan Edy, Timnas gagal mencapai target yang dicanangkan. Timnas U-23 hanya mampu meraih medali perunggu pada SEA Games 2017 kendati ditargetkan menggondol emas. 

Baca juga: Aman Dari Zona Degradasi, PSIS Tak Sabar Hadapi Persebaya

Selain itu, Skuat Garuda Muda juga ditargetkan mencapai semifinal Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia. Namun, Evan Dimas dkk hanya mampu mencapai babak 16 besar.

Terakhir, giliran Timnas senior yang juga gagal mencapai target di pentas Piala AFF 2018. Diharapkan bisa mengakhiri kutukan runner-up yang sudah lima kali dirasakan, Timnas senior justru melempem dan tersingkir di fase grup.

Timnas Indonesia hanya sukses di level U-16 di mana pasukan Fachri Husaini sukses menjadi kampiun Piala AFF usai mengalahkan Vietnam di final. Sutan Diego dkk juga tampil apik di pentas Piala Asia U-16 dan nyaris lolos ke Piala Dunia U-17. Di ajang tersebut, mereka sukses melaju hingga perempat final sebelum disingkirkan Australia.

Video: Preview AS Roma vs Madrid: Berebut Pemuncak Grup B

(ACF)

PSM Makassar Makin Termotivasi Jamu Bali United

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts, dalam jumpa pers kontra Bali United. (Foto: Medcom/Andi)

Makassar: PSM Makassar wajib menang saat menjamu Bali United pada lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu 25 November. Tambahan tiga poin bakal mengembalikan posisi puncak milik mereka yang baru saja direbut Persija Jakarta.

Persija mengambil alih posisi puncak klasemen PSM setelah menaklukkan Sriwijaya dengan skor 3-2. Dengan begitu, Macan Kemayoran sukses mengumpulkan 56 poin atau berselisih dua angka saja dengan PSM Makassar.

Klik: Timnas Gagal di AFF, Bima Sakti Pasang Badan

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts, menjamin para pemainnya makin termotivasi merebut kemenangan dari Bali United dengan situasi krusial ini. Meski begitu, dia tetap meminta para pemainnya tetap bertanding dengan rileks.

“Penting bagi pemain untuk terus termotivasi, melakukan tugasnya agar lebih dekat dengan juara. Tapi harus tetap rileks, jangan jadi beban,” kata Robert pada jumpa pers jelang laga di Makassar, Sabtu (24/11/2018). 

Klik: Faktor Kegagalan Indonesia di Piala AFF 2018

Tampil di kandang, Robert bakal menginstruksikan anak-anak asuhnya tampil menyerang sejak menit awal. Dia ingin para pemain PSM meminimalisir berbagai kesalahan agar tidak dimanfaatkan Bali yang dikenal memiliki lini serang berbahaya.

“Strategi utama kami adalah mencetak gol lebih dulu tanpa terkesan memaksakan diri. Kalau memang perangkat pertandingan netral dan tidak ada kejadian di luar dugaan, kami percaya diri bisa menang,” ujar Robert.

PSM punya rekam jejak kurang bagus ketika bentrok dengan Bali United. Terhitung dari tiga pertemuan sebelumnya, mereka selalu gagal untuk menang. Robert pun menyadari Bali United adalah tim yang kuat, tapi bukan berarti PSM tidak berbenah diri.

“Besok, kami punya rencana dengan pendekatan berbeda,” tutup Robert.

(KAU)

PSS Sleman harus Jaga Momentum untuk Laga Semifinal

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdyantoro (tengah). (FotoMedcom.id-Ahmad Mustaqim )

Sleman: PSS Sleman menggenggam satu tiket laga semifinal Liga 2 usai menang 5-0 atas Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta pada Rabu, 21 November 2018. PSS pun menjadi pemuncak klasemen grup B babak delapan besar Liga 2 dengan nilai 10. 

Sementara, Persita Tangerang mendampingi PSS lantaran mampu menang 2-1 atas Madura FC di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Madura, Jawa Timur dalam waktu yang sama. 

Pada babak semifinal, PSS akan bertemu Kalteng Putera yang menjadi runner up grup A. Di sisi lain, Persita akan bertemu dengan Semen Padang FC. 

Pelatih PSS, Seto Nurdyantoro mengatakan Kalteng Putera bukan lawan mudah bagi timnya. Ia menilai tim lawan memiliki modal baik hingga bisa melaju ke babak semifinal Liga 2.

Klik di sini: Harapan Bima untuk Suporter Indonesia Jelang Bentrok dengan Filipina

“Mereka (Kalteng Putera) tim bagus. Mereka siap dari semuanya. Ada penambahan pemain yang bisa mengangkat,” ujarnya di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta pada Rabu, 21 November 2018. 

Kedua tim sempat tergabung dalam grup wilayah timur pada babak penyisihan Liga 2 musim ini. Baik PSS maupun Kalteng sama-sama saling mengalahkan dengan skor 1-0 saat bermain di kandang. 

Seto mengatakan tak ada banyak waktu istirahat untuk laga semifinal dengan sistem tandang-kandang. Minimal, PSS harus menjadi momentum tren positif dalam dua laga babak delapan besar terakhir. PSS akan lebih dulu menjadi tim tamu untuk laga semifinal nanti.  

“Kami nggak ada waktu latihan. Kami hanya akan melakukan pemulihan dan menjaga kebugaran pemain,” ujarnya. 

PSS kemungkinan tak akan melakukan perubahan strategi signifikan untuk laga semifinal. Seto akan melakukan sedikit rotasi pemain tanpa perubahan signifikan. 

“Kami harus mengantisipasi cara bermain di manapun. Saya berharap pemain bisa menerjemahkan apa yang saya inginkan di lapangan,” ungkapnya. 

Video: Timnas Indonesia Fokus Petik Kemenangan Lawan Filipina

Da Silva Hattrick, Persebaya Bantai Bali

Gianyar: Bali United di luar dugaan takluk di kandang sendiri dari Persebaya Surabaya, Minggu (18/11) malam. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Serdadu Tridatu keok dengan skor 2-5 dari Bajul Ijo.

Bermain di kandang sendiri membuat Bali bermain menyerang. Sementara Persebaya dengan senang hati menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.

Tapi bermain terbuka membawa petaka bagi Serdadu Tridatu. Bajul Ijo membuka skor di menit ke-8 setelah David Da Silva menjebol gawang Wawan Hendrawan memanfaatkan umpan panjang Oktafianus Fernando.

Da Silva kembali menjadi momok bagi Bali. Penyerang asal Brasil ini kembali menjebol gawang Wawan di menit ke-30 setelah memanfaatkan assist Osvaldo Haay.

Melihat timnya kelimpungan menghadapi umpan panjang dan kecepatan Persebaya, pelatih Widodo Cahyono Putro menarik Irfan Bachdim dan memasukkan I Kadek Agung Widnyana.

Namun pergantian yang dilakukan Widodo tidak berdampak besar. Bali justru kembali kejebolan melalui sepakan Osvaldo di menit ke-33 setelah memanfaatkan umpan Ruben Sanadi.

Di sisa waktu yang ada, Bali berusaha mencetak gol. Tapi, Persebaya yang telah unggul tiga gol menumpuk pemain di lini belakang. Hingga turun minum, skor 0-3 masih bertahan.

Tertinggal tiga gol, Serdadu Tridatu semakin menggencarkan serangan. Namun, justru Bajul Ijo yang mampu menambah gol keempat di menit ke-57 melalui Osvaldo setelah memanfaatkan umpan Da Silva.

Ilija Spasojevic sempat membuat pendukung tuan rumah bersorak setelah di menit ke-58. Mendapat umpan Melvin Platje, Spaso mampu menaklukkan Miswar Saputra.

Da Silva melengkapi penderitaan Bali dengan melengkapi hattrick-nya di menit ke-75. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Serdadu Tridatu, Da Silva mampu melesakkan bola ke gawang yang sudah kosong.

Melvin Platje sempat mencetak gol hiburan di menit ke-94 melalui tendangan bebasnya. Setelah gol tersebut, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Dengan kemenangan ini Persebaya mampu melesat ke posisi ketujuh dengan nilai 44 dari 31 laga. Sementara Bali tetap bertengger di posisi keenam dengan 45 poin dari 31 pertandingan.

Susunan pemain:
Bali (4-3-2-1): W. Hendrawan; A. Wijaya, M. N’Diaye, D. Ramadhan, T. Hidayat; Fadil Sausu (C) (’61 S. Cahya), M. Platje, N. van der Velden (’73 Y. Munawar); M. Taufiq, I. Bachdim (’32 I. Widnyana); I. Spasojevic

Persebaya (4-4-2): M. Saputra; M. Syaifuddin (’88 A. Maulana), F. Imbiri, Otavio, R. Sanadi; F. Utomo (’82 Y. Pahabol), M. Solikin, O. Haay, R. Saputra (’43 O. K. John); Da Silva, O. Ferando

Video: APPI Gelar Laga Amal untuk Palu

Demi Tiket Perempat Final, PSS Harus Sapu Bersih Dua Laga Kandang

Sleman: PSS Sleman harus bermain ngotot untuk bisa meraih dua kemenangan laga kandang untuk menjaga peluang lolos ke perempat final Liga 2. Sekali terpeleset, PSS hampir dipastikan gagal mewujudkan ambisi promosi ke Liga 1 musim depan. 

“Dua laga home mau tidak mau harus menang. Harapan saya ini tak jadi beban, namun berusaha tetap meraih kemenangan. Kalau draw atau kalah bisa dipastikan kita tak akan lolos,” kata Pelatih PSS, Seto Nurdyantoro di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis, 15 November 2018. 

PSS berada di dasar klasemen sementara grup B babak delapan besar Liga 2 dengan koleksi empat poin. Mereka meraih sekali kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah. 
 

Baca: Arema Waspadai Permainan Bola Atas Persela

PSS akan menghadapi Persita Tangerang pada salah satu laga kandang pada Jumat, 16 November 2018. Untuk laga besok, PSS bermain dengan tanpa dua pemain, yakni pemain belakang Arie Sandy dan pemain depan Qischil Gandrum Minnie. 

Selain dua pemain itu, Seto menyatakan timnya dalam kondisi baik. Ia berharap pemainnya bisa menjalani pemulihan dengan baik setelah kekalahan 0-1 di kandang Madura FC. 

“Semoga pemain bisa bermain lebih lepas dengan kondisi prima. Mudah-mudahan para pemain bisa enjoy,” kata dia. 

Seto mengatakan tak bisa banyak melakukan perbaikan tim. Ia hanya berupaya mengembalikan sentuhan bola para pemain. Ia menginginkan mental juara para pemainnya muncul dengan tampil lepas. 
 

Baca juga: Persita Target Curi Poin di Kandang PSS Sleman

Selain itu, pemain gaek Cristian ‘El Loco’ Gonzales dan gelandang Amarzukih juga sudah dipastikan bugar untuk laga melawan Persita. Dengan bugarnya dua pemain itu, ia berharap ada perbedaan pola permainan dibanding saat melawan Madura FC. 

Seto mengakui Persita bukan lawan mudah. Egy Melgiansyah menjadi salah satu nama yang Seto sebut harus diwaspadai para pemainnya. 

“Secara kolektivitas mereka (Persita) bagus. Aliran kaki ke kaki bagus. yang akan memenangkan laga nanti adalah yang punya mental juara,” ungkapnya. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persiapan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

(ACF)

Gol Rizky dan Vizcarra Bantu Sriwijaya Taklukkan Barito Putera

Palembang: Sriwijaya FC berhasil menaklukkan Barito Putera pada pekan ke-30 Liga 1 Indonesia 2018, Senin 12 November. Kemenangan atas tim berjuluk Laskar Antasari itu mereka raih dengan skor telak, 2-0.

Jalannya pertandingan berlangsung menarik di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang menjadi markas Laskar Wong Kito. Tim tamu yang dibesut Jacksen F. Tiago sempat menahan imbang Sriwijaya dengan skor kacamata hingga babak pertama.

Klik: Thierry Henry Masih Kesulitan di AS Monaco

Babak kedua bergulir 13 menit atau tepatnya pada menit ke-53, Sriwijaya baru sukses mencetak gol lewat tendangan kaki kanan Rizky Dwi Ramadhan. Prosesnya terbilang spektakuler karena dilakukan Rizky dari sudut sempit tanpa mengontrol bola.

Barito Putera berinisiatif memasukkan Nazarul Fahmi, T.A. Musafri dan Fajar Handika untuk mengejar ketertinggalan. Tapi, peluang masih jarang tercipta dan gol balasan tak kunjung lahir hingga pertandingan selesai.

Klik: Aaron Ramsey Masuk Radar AS Roma

Nahas bagi Barito, Esteban Vizcarra malah memperbesar kemenangan Sriwijaya pada menit 90+5. Golnya tercipta setelah menerima assist Manucheckhr Dzalilov dan menyungkil bola melewati kiper Teja Paku Alam. Skor 2-0 disegel Sriwijaya.

Hasil laga ini membuat Sriwijaya naik ke urutan 14 klasemen sementara dengan koleksi 36 poin. Sementara itu, Barito Putera harus rela turun ke posisi 11 karena baru memiliki 40 poin. 

Susunan Pemain

Sriwijaya FC: Alam, Alan Henrique, Zalnando, Merauje, Alhadji Adamou (Faris 81′), Yoo Hyun-Goo, Vizcarra, Dzhalilov, Iskandar, Ramadhan (Abdiansyah 87′), Yogi (Tolib 73′).

Barito Putera: Riyandi, Beroperay, Evans, Nurzaidin, Setiawan (Fahmi 61′), Cordoba (Handika 77′), Sitanggang, Maulana, Syaharil, Marcel Sacramento (Musafri 65′), Arif.

(ACF)

Hasil Lengkap Liga 1 Indonesia Hari Ini

Jakarta: Pekan ke-29 Liga 1 Indonesia 2018 pada Jumat 9 November rampung digelar. Dari tiga pertandingan, ada dua klub yang mampu mencuri poin penuh saat menjalani laga tandang.

Bertandang ke Stadion Gelora Bangkalan, Bhyangkara sukses meraih hasil maksimal menghadapi Madura United. Tim besutan Simon McMenemy sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor tipis 1-2. 

Kemenangan ini membuat Bhyangkara untuk sementara menggeser Bali United di posisi keempat dengan torehan 46 Poin. Sementara Madura United masih berada di posisi keenam dengan 43 poin. 

Di pertandingan lainnya, PSMS mampu mempermalukan Persib Bandung. Bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, PSMS mampu menekuk tim asuhan Mario Gómez dengan skor 1-0. 

Klik di sini: Kilas Balik Singapura vs Indonesia di Piala AFF

Gara-gara kekalahan ini Persib gagal memperkecil jarak dengan pesaing terdekat mereka, PSM Makassar. Mengoleksi 49 poin, Persib masih duduk di posisi kedua klasemen sementara Liga 1 2018 dengan tertinggal empat poin dari Juku Eja. 

Sebaliknya, tambahan tiga poin ini membuat PSMS naik ke posisi 16 klasemen dengan torehan 33 poin.

Sementara hasil kurang baik didapat Mitra Kukar saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Aji Imbut Tenggarong. Mereka harus rela berbagi poin dengan Persela setelah hanya bermain imbang 1-1. 

Hasil ini tetap membuat Mitra Kukar berada di posisi ke-14 dengan torehan 36 poin. Sedangkan Persela berada di posisi kesembilan dengan 39 poin. 

Berikut hasil lengkap Liga 1 Indonesia 2018, Jumat 9 November:

Madura United 1-2 Bhayangkara FC
Mitra Kukar 1-1 Persela Lamongan
Persib Bandung 0-1 PSMS Medan

Video:Perkiraan Formasi Singapura vs Indonesia

(FIR)

PSS Raih Kemenangan Perdana di Babak 8 Besar

Sleman: PSS Sleman akhirnya meraih kemenangan perdana pada babak delapan besar Grup B Liga 2 Indonesia 2018. Kemenangan didapat PSS usai mengalahkan Madura FC di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa 6 November 2018. 

Bermain di hadapan puluhan ribu suporternya, PSS bermain cukup dominan. Lini tengah PSS dikawal Dave Mustaine dan Amarzukih cukup memberikan keseimbangan. Meski ada sejumlah kesalahan kecil dalam mengatasi serangan Madura FC. 

Sementara, lini serang PSS yang diisi Cristian ‘El Loco’ Gonzales, Ichsan Pratama, dan Qischil G Minny, tampil kurang gereget. Sejumlah peluang yang tercipta gagal berbuah gol. Hingga babak pertama usai, kedua tim tetap bermain imbang 0-0. 

Baca juga: Latihan Terakhir Timnas Indonesia Jelang Kontra Singapura

Kedua tim gantian menyerang pada babak kedua. Gawang Madura FCyang dikawal Usman Pribadi masih sulit untuk dijebol para pemain PSS. 

Akhirnya, gol kemenangan PSS hadir pada menit ke 81. Saat pemain Madura FC menilai pemain pengganti PSS, Ilhamul Irhaz dalam posisi offside, wasit tak menilai demikian. Irhaz dengan mudah membawa bola di sisi kiri pertahanan Madura FC. 

Umpan crossing Irhaz sebetulnya tak sempurna dan bisa dihalau pemain belakang Mochamad Choirul Rifan. Sayang, sapuan bola dengan sundulan itu masuk ke gawang sendiri. PSS sementara unggul 1-0. 

Baca juga: Riko Optimistis Indonesia Lolos dari Persaingan Grup B

Keunggulan membuat penonton di Stadion Maguwoharjo bersuka cita. Di sisi lain, tensi permainan di lapangan semakin tinggi. Beberapa kali wasit Khairuddin menghentikan sementara pertandingan, karena insiden pemain hingga ofisial tim. Hingga peluit panjang berbunyi, PSS menang tipis 1-0 atas Madura FC. 

Ketegangan antarofisial kembali terjadi di pinggir lapangan usai laga. Sejumlah suporter juga ada turun ke lapangan. Terlepas insiden itu, pelatih Seto Nurdyantoro mengakui sangat mensyukuri kemenangan PSS. Ia menilai pertandingan melawan Madura FC sangat berat, melelahkan dan sulit.

“Tapi kememangan ini adalah target kami. Saya mengapresiasi perjuangan semua pemain,” katanya. 

Baca juga: Debutan Ini Targetkan Timnas Indonesia Juara

Seto menganggap timnya bermain baik di babak pertama. Namun, permainan anak asuhnya menurun di babak kedua. Ia juga menilai masih adanya kelamahan di lini tengah dan belakang timnya. 

“Ini yang masih menjadi pekerjaan rumah kami. Emosional para pemain juga harus kami perbaiki,” ucapnya. 

Sementara, pelatih Madura FC Salahudin menilai anak asuhnya sudah bermain luar biasa. Ia enggan menyalahkan gol PSS yang dinilai berbau offside. 

“Tapi memang hasilnya demikian. Para pemain sudah protes (gol PSS), namun itu tetap terjadi,” kata dia. 

Dengan hasil ini PSS menduduki peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan torehan 4 angka. Posisi teratas dihuni Persiraja Banda Aceh yang mengumpulkan 6 poin. Sementara, Persita Tangerang di posisi ketiga dengan nilai 4 (kalah agregat gol dari PSS). Sedangkan Madura FC berada di peringkat keempat dengan 3 poin.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: Masyarakat Antusias Sambut Piala AFF 2018
 

(RIZ)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Brace Packer Antar Barito Tekuk PS Tira

Banjarmasin: Barito Putera meraih kemenangan 3-1 saat menjamu PS Tira pada pekan ke-29 Liga 1 Indonesia 2018 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin 5 November. Douglas Packer menyumbang dua gol untuk membawa Bekantan Hamuk melesat naik di klasemen sementara.

Tim tuan rumah harus berjuang sampai menjelang babak pertama usai untuk membuka keran gol mereka. Usaha Barito baru berbuah pada menit 44.

Adalah Ady Setiawan yang membuka keunggulan Barito lewat golnya. Memanfaatkan umpan terukur Marcel Sacramento, gelandang 24 tahun itu menanduk bola ke sisi kanan gawang PS Tira yang dijaga kiper Angga Saputra.

Baca: Persija Resmi Dapatkan Sutan Zico

Barito menambah keunggulan mereka di menit 52 babak kedua. Kali ini, Douglas Packer mencatatkan namanya di papan skor.

Lagi-lagi berasal dari umpan lambung Sacramento, yang diterima dengan baik oleh Packer. Striker asal Brasil itu membuat sedikit manuver dan melancarkan tendangan kaki kanan keras untuk merobek gawang Angga.

Berselang sembilan menit, Packer mencetak gol keduanya di laga ini. Dibantu umpan terobosan cantik dari Matias Cordoba, Packer melakukan penyelesaian akhir yang ciamik.

PS Tira mendapatkan gol hiburan di menit 82. Gol tersebut dicetak oleh Wawan Febrianto, yang melakukan umpan satu-dua bersama Ahmad Noviandani.

Tambahan waktu injury tak membuat PS Tira mampu menyamai kedudukan. Wasit menutup pertandingan untuk kemenangan Barito 3-1.

Tambahan tiga poin membuat Barito melesat naik ke urutan delapan klasemen Liga 1 sementara dengan 40 poin. Sementara PS Tira masih terjebak di zona degradasi.

Susunan Pemain:
 

(ACF)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kasus Penganiayaan oleh Saddil Ramdani Resmi Ditangguhkan

Lamongan: Kasus penganiayaan yang menimpa gelandang Persela Lamongan dan timnas Indonesia U-19, Saddil Ramdani, memasuki babak baru. Winger 19 tahun itu bisa bernafas lega karena pelapor kasus penganiayaan, Anugrah Sekar Rukmi, menarik tuntutannya.

Didampingi ibunya, Sekar mendatangi ruang penyidik Satreskrim Polres Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (3/11) malam. Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, membenarkan hal tersebut.

“Jadi malam ini untuk penangguhan penahanan (Saddil) sudah diajukan oleh manajemen dan keluarga. Saudara Saddil atau terlapor dan saudari Sekar dan ibunya sudah setuju untuk penangguhan itu,” kata Wahyu.

“Tapi kita tetap menunggu proses dan akan kita selesaikan hari Senin (5 November). Nanti perkembangan selanjutnya hari Senin kita lakukan konferensi pers,” lanjutnya.

Baca juga: Bima Sakti: Waktunya Saddil Ramdani untuk Beristirahat

Sebelumnya pihak manajemen Persela telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Mereka beralasan masa depan Saddil masih panjang.

Saddil sendiri menganiaya Sekar yang merupakan mantan kekasihnya di Mes Persela Lamongan. Pertikaian tersebut disebabkan oleh Saddil yang mengambil paksa ponsel genggam milik Sekar.

Alhasil pemain yang sempat dipanggil ke timnas senior oleh Bima Sakti itu melayangkan pukulan ke wajah sekar. Ia juga menendang paha dara tersebut berkali-kali.

Video: Korban Cabut Laporan Kasus Penganiayaan Saddil Ramdani

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Perbanas Institute Jakarta Juara University Futsal Turnament

Yogyakarta: Perbanas Institute Jakarta berhasil keluar sebagai juara dalam ajang Mizuno University Futsal Turnament 2018 yang digelar di Yogyakarta. Dalam partai Grand Final di Lapangan Futsal Jogokaryan, Yogyakarta, Sabtu malam, 3 November 2018, Perbanas mengalahkan Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung dengan skor 3-1. 
 
Di babak grand final, Perbanas lebih dulu mengalahkan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel (Surabaya) dengan skor 5-0 dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan skor serupa. 

Di sisi lain, Uninus mengalahkan UNY (3-1) dan UIN Sunan Ampel (5-2). Sementara, partai ke tiga antara Perbanas dengan Uninus sepakat tak digelar karena sudah tak menentukan untuk tim yang berlaga di final. 

Dalam pertandingan final, Uninus bermain menyerang dibabak pertama. Mereka pun membuka keunggulan lewat Dery. Saat babak pertama akan bubaran, Perbanas mencetak gol lewat Arif Rahman Hagi. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Klik di sini: Prediksi Arsenal vs Liverpool: Pembuktian Kualitas Emery

Perbanas tampil lebih tenang dibabak kedua. Mereka bisa mencetak dua gol kemenangan lewat Luthfi. Perbanas pun menang 3-1 atas Uninus. 

Pelatih Perbanas, Vennard Hutabarat mengaku tak terlalu memprediksi timnya bisa menjadi juara. Menurut dia, timnya bisa menang lebih karena kesiapan strategi dan membaca permainan lawan. 

“Kami tadi sempat lebobolan dulu. Lalu saya terus menekan anak-anak untuk jaga konsentrasi permainan,” ujarnya setelah pertandingan. 

Baginya, Uninus Bandung menjadi lawan yang paling sulit. Saat pertandingan, Uninus menempatkan pemain depan atau pivot yang memiliki postur besar. 

“Pivot pemain lawan ini yang membuat kami sempat kesulitan. Partai sebelumnya kami tak menemukan strategi demikian,” ujarnya.

Dengan hasil ini, Perbanas berhasil menjadi suara, dan Uninus harus puas sebagai Runner up. Sementara itu, seorang pemain Perbanas, Arif Rachman Hagi menyabet gelar pemain terbaik. Sedangkan, gelar top skor diraih Yan Ariefta Swadanda, pemain UIN Sunan Ampel. 

Video: Saddil Ramdani Terjerat Kasus Penganiayaan

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Usai Minta Maaf, Saddil Diminta Fokus ke Sepak Bola

Jakarta: Winger timnas sepak bola Indonesia U-19 Saddil Ramdani diminta fokus kembali ke sepak bola, karena masa depan cah Lamongan ini di ajang mengolah si kulit bundar itu masih panjang. Bahkan, diyakini masih cerah.

Hal ini dikatakan coach Indra Sjafri, pelatih Saddil di Indonesia U-19 melalui pesan singkatnya kepada Medcom.id, Sabtu 3 November 2018.

Seperti diberitakan, Saddil dilaporkan ke pihak kepolisian di Lamongan atas penganiayaan kepada teman dekatnya.

Baca: Keganasan Mertens Bantu Napoli Remukkan Empoli

Kejadian itu tentu membuat insan sepak bola nasional tersentak, kaget. Pasalnya, beberapa hari sebelum diberitakan, Saddil bersama teman-temannya baru saja membela Indonesia di ajang Piala Asia U-19 2018.

Terkait masalah hukum yang bakal menimpa Saddil, coach Indra meminta Saddil untuk minta maaf ke orangtua teman dekatnya. “Baik ke siapa pun, salah atau tidak salah, sebagai laki-laki Saddil minta maaf saja,” kata Indra.

Setelahnya, Indra meminta Saddil segera fokus ke sepak bola. “Jangan karena hal ini, kehilangan fokus dan semangat di sepak bola. Masa depan sepak bola Saddil masih panjang dan cerah,” ujar Indra menambahkan.

Sebagai pelatihnya, secara pribadi Indra Sjafri juga menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua dan pacar Saddil. “Semoga semua dapat hikmah dan pelajaran dari kejadian ini.”

Baca: Bhayangkara Menjaga Kesucian PTIK

“Dan saya sudah minta Saddil untuk minta maaf ke orang tua temannya itu, atas segala kilaf dan salah,” pungkas Indra.

Gara-gara aksi penganiayaan itu, Saddil pun resmi ditahan Polres Lamongan. Ia dijerat pasal 351 KUHP atau pasal 352 KUHP yang berisi mengenai penganiayaan atau penganiayaan ringan dengan dasar laporan polisi No: LP/261/lX/2018/JATIM/RESLAMONGAN. Untuk Pasal 351 ancaman hukumannya 2 tahun delapan bulan, sedangkan Pasal 352 KUHP hanya mencapai sembilan bulan kurungan.

Saddil juga sudah menyatakan penyesalan atas perbuatannya itu. Ia pun siap menjalani proses hukum serta mematuhi aturan yang berlaku. Dia mengatakan penganiayaan itu terjadi tidak sengaja karena dirinya sedang lelah. Dalam pernyataannya juga, Saddil berharap mendapat pelajaran berharga dari kasus ini.

Video: Saddil Ramdani Terjerat Kasus Penganiayaan

(PAT)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

PSIS Siapkan Strategi Khusus untuk Jamu Arema FC

Magelang: Memasuki pekan ke-29 Liga 1 Indonesia, PSIS Semarang akan menjamu Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu 4 November 2018. Namun, tren positif tuan rumah dengan meraih tiga kemenangan beruntun di lima pertandingan, telah dihentikan Mitra Kukar pekan lalu. 

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengaku tidak ambil pusing dengan kondisi tersebut. Fokusnya adalah menyusun strategi untuk mengalahkan anak-anak Singo Edan. 

“Ada beberapa hal khusus yang kami persiapkan melawan mereka, meski tidak terlalu banyak. Karena karakter tiap lawan itu berbeda, termasuk Arema FC,” Katanya saat dihubungi dari Semarang, Kamis 1 November 2018. 

Menurut pelatih asal Padang tersebut, ada beberapa strategi yang harus diperbaiki oleh Laskar Mahesa Jenar, yaitu komunikasi antar pemain yang masih dinilai kurang baik. 

“Satu hal yang jadi perhatian dan pembenahan adalah komunikasi antara lini belakang dan tengah semakin dipertajam,” ujarnya. 

Sementara Arema FC diprediksi akan datang ke Magelang dengan tanpa diperkuat top skorer tim, yaitu Dedik Setiawan. Ia saat ini tengah melakoni persiapan Timnas Indonesia untuk berlaga di Piala AFF 2018. 

Striker Arema FC berusia 24 tahun tersebut sudah mencetak sembilan gol dan jadi andalan tim Singo Edan di lini depan. 

Selain Dedik, bek Bagas Adi Nugroho, juga mendapat panggilan yang sama dan dipastikan absen melawan PSIS. 

“Arema FC tetap tim bagus meski tanpa Dedik. Kami tidak boleh menganggap hal seperti itu menjadi sebuah keuntungan. Itu biar menjadi urusan tim lawan,” ungkap jafri. 

10 Klub Liga 1 Dapat Lisensi AFC

(FIR)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

PSSI Diwajibkan Bayar Utang Rp13,9 miliar kepada La Nyalla

Jakarta: Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dinyatakan kalah dalam persidangan perihal utang-piutang melawan mantan ketumnya, La Nyalla Mattalitti. Induk sepak bola Tanah Air itu pun diwajibkan melunasi utang kepada La Nyalla sebesar Rp13,9 miliar.

Kepastian utang PSSI itu sesuai dengan hasil keputusan sidang perdata gugatan utang-piutang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 31 Oktober. La Nyalla dinyatakan menang dalam gugatan utang yang sudah diajukannya sejak tidak menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.

Namun, tidak seluruh gugatan La Nyalla dikabulkan. Salah satunya adalah Gugatan Provisi. Gugatan itu, yakni PSSI punya kewajiban langsung bayar utang senilai 30 persen.

Baca: Jadwal Padat, Tottenham tak Turun dengan Kekuatan Penuh Kontra West Ham

Ketua Majelis Hakim Indrawati bersama dengan anggotanya, Martin Ponto dan Dedy Hermawan memutuskan PN Jaksel menyatakan Tergugat (PSSI, red) wanprestasi, dan menghukum Tergugat untuk membayar utang kepada Penggugat senilai utang yang tercatat, serta menghukum tergugat untuk membayar biaya perkara.  

Meski hanya sebagian gugatannya dikabulkan, kuasa hukum La Nyalla dari kantor law firm Asshiddiqie, Pangaribuan & Partners Law Firm, Robby Ferliansyah Asshidiqqie yang didampingi Achmad Haikal Assegaf menerima keputusan PN Jaksel.

“Kami mengapresiasi keputusan Majelis Hakim ini, meskipun Gugatan provisi kami tidak dikabulkan. Berdasarkan Putusan yang telah dibacakan tadi, berarti PSSI tidak punya kewajiban langsung bayar senilai 30 persen dari utangnya seperti yang kita minta dalam Permohonan Provisi yang kami ajukan. Tetapi PSSI wajib bayar seluruh utangnya, setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap atau inkracht,” ujar Robby dalam rilis yang diterima Medcom.id, Rabu (31/10/2018).

Baca: Lionel Messi Kembali Berlatih

Namun, PSSI masih diberi kesempatan untuk mengajukan banding atas gugatan tersebut. Kesempatan banding diberikan kepada PSSI selama 14 hari setelah gugatan ini diputuskan.

“Setelah Putusan ini telah dibacakan, Tergugat punya kesempatan dalam 14 hari ini untuk menyatakan Banding atau tidak. Kalau menerima, ya setelah 14 hari, klien kami sudah bisa menagih piutangnya dengan dasar hukum putusan ini. Jika diabaikan, kami bisa anggap PSSI melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Kalau tidak mau bayar juga bisa dipidanakan. Tetapi kami yakin PSSI tidak akan mengambil risiko itu,” tutur Haikal. 

Video: Data dan Fakta Garuda Nusantara di Piala Asia U-19

(ACF)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Persib – Bali United Berbagi Angka

Balikpapan: Laga pekan ke-28 Liga 1 Indonesia Selasa 30 Oktober, mempertemukan dua tim papan atas, Persib Bandung kontra Bali United. Namun, laga tersebut berakhir antiklimaks dengan skor imbang 1-1.

Bali United membuka keunggalan lebih dulu pada babak pertama. Tepatnya pada menit 22. Stefano Lilipaly berhasil menceploskan bola liar di kotak penalti Persib untuk membobol gawang Muhammad Natshir.

Bola liar tersebut sebetulnya berasal dari bek Persib, Ardi Idrus. Ia tidak mampu mengantisipasi umpan lambung Melvin Platje dengan baik.

Baca: Simic Sumbang Dua Gol, Persija Bantai Barito

Pelatih Bali, Widodo Cahyono, melakukan pergantian pemain sangat dini pada menit 28. Ia menarik keluar Agus Nova untuk digantikan Ahmad Agung.

Persib sejatinya mendapatkan peluang emas untuk membalas gol Lilipaly pada babak pertama. Pasalnya, wasit memberikan hadiah penalti untuk Maung Bandung usai Supardi Nasir ditekel Agung di kotak terlarang pada menit 43.

Namun nahas, eksekusi penalti yang dilakukan Oh Kyun-In gagal berbuah gol. Tendangan pemain asal Korea Selatan tersebut melenceng di atas mistar gawang Wawan Hendrawan. Alhasil, keunggulan 0-1 untuk tim tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Gol yang ditunggu-tunggu Persib baru muncul setelah dua menit berjalannya babak kedua. Supardi membuat gol penyama kedudukan tersebut.

Supardi kali ini mendapat umpat terobosan cantik dari Febri Haryadi. Ia mampu melakukan penyelesaian akhir, dengan membuat tendangan datar melewati kolong kaki Wawan.

Tambahan waktu tiga menit tak mampu dimanfaatkan kedua tim untuk mengambil keunggulan. Wasit Dwi Purba Adi Wicaksana menutup laga dengan skor akhir 1-1.

Tambahan satu poin masih membuat Persib bertengger di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 46 poin. 

Susunan Pemain:

Persib Bandung: Muhammad Natshir; Bojan Malisic, Tony Sucipto, Victor Igbonefo, Ardi Idrus, Supardi Nasir; In-Kyun Oh, Kim Kurniawan, Ghozali Siregar, Febri Haryadi; Patrick Wanggai.

Bali United: Wawan Hendrawan; Agus Nova, Muhammad Taufik, Ricky Fajrin, I Made Andhika; Stefano Lilipaly, Brwa Nouri, Fadil; Melvin Platje, Irfan Bachdim, Ilija Spasojevic.

(ASM)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Tandang ke Aceh, PSS Minus Empat Pemain Inti

Sleman: PSS Sleman bakal melawat ke Aceh tanpa empat pemain intinya dalam laga kedua babak 8 besar Liga 2 Indonesia 2018 melawan Persiraja Banda Aceh. Mereka adalah Asyraq Gufron (bek tengah), Bagus Nirwanto (bek kiri), Dave Mustaine (gelandang), dan Arie Sandy (gelandang bertahan). Keempatnya absen karena cedera dan akumulasi kartu.

Meski keempatnya langganan starter dalam banyak laga PSS, pelatih Seto Nurdyantoro enggan mencemaskan hal itu. Ia mengatakan sudah menyiapkan pemain pengganti untuk masing-masing posisi tersebut untuk laga tandang di Stadion H. Dhimurtala, Banda Aceh, pada Kamis 1 November 2018.

“Pengganti empat pemain. Ada wingbeck Jodi (Kustiawan), ada Riyan (Miziar). ada Afwan, dan Fandy. Di posisi gelandang ada (Ilhamul) Irhas,” kata Seto saat ditemui di Lapangan Sepakbola Universitas Negeri Yogyakarta, Senin 29 Oktober 2018.

Seto mengatakan sudah mulai memperbaiki kekurangan pola permainan timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang. Saat itu, lini tengah PSS kurang stabil dan jarak para pemain tengah kurang terjaga.

Mantan pelatih PSIM Yogyakarta ini mulai mencoba formasi duet gelandang Amarzukih dengan Busari saat latihan di Lapangan Sepakbola UNY. Selain itu, Seto juga mencoba gelandang M. Taufiq sebagai pilihan lain di lini tengah.

“Tadi kita sudah coba dan lihat. Kita lihat pemain mana yang bisa sinkron di sana. Kita coba semuanya,” kata dia.

Saat latihan itu, Seto sudah memunculkan gambaran susunan pemain utama sbobet indonesia yang akan diturunkan melawan Persiraja nanti. Pemain-pemain seperti Rangga Muslim, Cristian Gonzales, kiper Ega Risky, hingga Rifal Lastori kemungkinan menjadi starter.

“Kami akan menyesuaikan, membawa 17 atau 18 pemain. Namun tidak keputusan manajemen. Kami berangkat ke Aceh antara hari ini dan besok,” ujarnya.

Saat ini, PSS dan Persita sama-sama mengoleksi satu poin di Grup B babak delapan besar liga 2. Sementara itu, Madura FC mengoleksi tiga poin hasil kemenangan atas Persiraja Banda Aceh.

Kalahkan Persela, PS Tira Jauhi Zona Degradasi

Bantul: PS Tira berhasil memetik kemenangan meyakinkan saat menjamu Persela Lamongan pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2018, Minggu 28 Oktober. Pada laga tersebut, mereka meraih kemenangan dengan skor telak 4-1.

Keempat gol PS Tira dicetak Ahmad Noviandani (menit 45+1′ dan 62′), Aleksandar Rakic (60′), dan Dmitry Rekish (79′). Sedangkan, sebiji gol Persela dicetak pemain pengganti Dendy Sulistyawan pada menit ke-88. 

Pelatih PS Tira, Nil Maizar mengungkapkan terima kasih kepada para pemainnya karena bisa mempersembahkan kemenangan meyakinkan. Baginya, kemenangan ini berimbas bagus bagi timnya. 

Baca: Jepang U-19 Pupuskan Harapan Indonesia U-19 ke Piala Dunia

“Pemain sudah membawa image positif untuk tim atas kemenangan malam ini,” kata Nil Maizar selepas pertandingan. 

Menurut dia, tak ada perubahan strategi permainan yang diinstruksikan. Ia menilai, para pemain terlihat lebih sabar dan fokus dalam menjalani pertandingan.  

“Yang mereka mainkan betul. Anak-anak bisa menjalankan strategi menyerang bagus dan strategi bertahan bagus,” kata dia.

Baca: PSIS tidak Berdaya di Markas Mitra Kukar 

Kemenangan tersebut praktis membuat posisi PS Tira meningkat di klasemen sementara Liga 1. Kini, PS Tira berada satu strip di atas zona degradasi, yakni peringkat 15 dengan raihan 32 poin. 

Nil Maizar menambahkan, kemenangan atas Persela juga jadi modal berharga bagi timnya. Setelah laga ini, klub berjuluk The Young Warriors ini akan tandang melawan Barito Putera (5 November) dan Persija (10 November). 

“Kemenangan ini modal penting bagi kami. Habis pertandingan ini kami akan menjalani dua laga tandang,” ungkapnya. 

Video: Dukungan untuk Garuda Nusantara

(PAT)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Dilanda Badai Cedera, PSIS Siap Tantang Mitra Kukar

Tenggarong: PSIS Semarang akan melakoni lawatan ke Kutai Kartanegara menantang tuan rumah Mitra Kukar pada Pertandingan pekan ke-28 Liga 1 Indonesia, Minggu 28 Oktober 2018. Namun, PSIS datang tanpa beberapa pemain andalan mereka. 

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengungkapkan terdapat lima pemain inti yang terpaksa tidak dibawa kandang Skuat Naga Mekes di Stadion Aji Imbut. 
 
“Ada beberapa pemain yang absen. Pemain yang tidak bisa memberikan kontribusi tim kami tinggal dan pemain yang kami bawa, adalah yang benar-benar siap dari aspek fisik dan taktik,” katanya di Tenggarong, Kutai Kartanegara. 

Pemain yang tidak dibawa antara lain Kiper kedua PSIS, Joko Ribowo yang cedera pinggul, M.Yunus, Haudi Abdilah, dan Petar Planic yang masih cedera hamstring. Kendati demikian, Jafri tetap optimis dapat meraih poin penuh saat melawan bekas tim yang pernah ia latih tersebut. 
 
“Pertandingan ini penting, karena masih sama-sama butuh poin baik Mitra maupun PSIS. Kami tau itu tidak mudah, karena Mitra sbg tuan rumah, kami akan tampil semaksimal mungkin dan bekerja keras untuk mendapatkan apa yang kami inginkan,” ujarnya. 

Sementara itu, Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan, mengakui PSIS saat ini sedang on fire, dan perlu diwaspadai semangat anak-anak Laskar Mahesa Jenar. 

“Kami akan menghadapi satu tim yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami suatu peningkatan performa yang signifikan, hasil bagus baik di kandang maupun tandang. Jadi memang butuh semua pemain untuk waspada dan main rileks walaupun kita membutuhkan poin,” tandasnya. 

Timnas U-19 Siap Tempur Lawan Jepang

(FIR)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Banyak Pemain Cedera, PT LIB Minta Wasit Lebih Tegas

Jakarta: Kerasnya pertandingan Liga 1 2018 membuat tiga pemain mengakhiri musim lebih cepat. PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi meminta wasit untuk lebih jeli dan tegas dalam memimpin pertandingan.

Dalam dua pekan terakhir, terdapat tiga pemain mengalami cedera patah tulang fibula. Mereka adalah Robertino Pugliara (Persebaya Surabaya), Suhandi (PSMS Medan) dan Dedi Kusnandar (Persib Bandung). Akibat cedera tersebut, ketiganya harus istirahat dalam waktu yang lama.

Cedera Robertino didapatkan kala membela Persebaya melawan Borneo FC pada pekan ke-25 Liga 1, Sabtu 13 Oktober malam lalu di Stadion Gelora Bung Tomo. Gelandang Argentina itu mendapat tekel keras dari Wahyudi Hamisi saat mencoba untuk masuk ke pertahanan Borneo FC.

Kemudian gelandang PSMS, Suhandi mendapatkan cedera serupa usai ditekel gelandang Mitra Kukar, Bayu Pradana pada pekan ke-27, Selasa 23 Oktober sore di Stadion Teladan, Medan. Proses operasi pemain kelahiran Bandung itu berjalan lancar, tulang Suhandi yang patah juga sudah dipasang pen. 

Terbaru dialami Dedi Kusnandar. Ia mengalami patah tulang fibula kaki kanan saat Persib kalah 0-1 dari PSM Makassar, Rabu 24 Oktober lalu. Pemain yang akrab disapa Dado itu mengalami cedera serius setelah berbenturan dengan Rizky Pellu pada menit ke-34.

Selain ketiga pemain tersebut yang mengalami cedera patah tulang fibula, kiper Madura United FC, Satria Tama sempat dilarikan ke rumah sakit usai mengalami tabrakan dengan penyerang Persipura Jayapura, Hilton Moreira pada pertandingan pekan ke-26.

Kondisi mantan kiper timnas U-22 itu memang sempat mengkhawatirkan setelah kepalanya berbenturan dengan lutut Hilton. Namun Satria dapat pulih dengan cepat dan diturunkan Madura United saat kontra Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27, Kamis 25 Oktober malam.

Baca: Ketika Pelatih Jepang Memuji Indonesia U-19

Beberapa kejadian tersebut tak luput dari perhatian PT LIB. Chief Operating Officer (COO) PT LIB, Tigor Shalomboboy meminta wasit untuk lebih tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran keras yang terjadi dalam pertandingan. 

“PT LIB harus memastikan pemain terproteksi di lapangan dan meminta wasit untuk lebih jeli dan tegas melihat pelanggaran-pelanggaran keras yg terjadi. Intinya wasit harus bisa memberikan proteksi kepada pemain, dan tidak segan untuk memberikan hukuman kepada pemain yang melakukan pelanggaran keras,” ujar Tigor dalam keterangan tertulis yang diterima medcom.id, Jumat 26 Oktober 2018.

Tigor menambahkan, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI juga diharapkan untuk lebih jeli dalam melihat suatu pelanggaran dan jika perlu memberikan hukuman atas pelanggaran tersebut.

Cedera memang menjadi momok menakutkan bagi para pemain. Robertino, Suhandi dan Dedi Kusnandar harus absen 6-8 bulan untuk pulih dari cedera patah tulang fibula. Cedera yang sama pernah dialami Kim Jeffrey Kurniawan pada musim lalu.

Para pelaku pelanggaran di atas juga tidak mendapatkan hukuman yang setimpal dari wasit. Sementara Komdis PSSI juga belum memberikan respons dan tindakan atas hal tersebut.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Indonesia Naik 4 Peringkat di Ranking FIFA

(ASM)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Sempat Tertinggal, Bali United Berbagi Angka dengan Borneo

Gianyar: Bali United harus puas berbagi angka dengan Borneo pada pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2018, Kamis 25 Oktober. Sempat tertinggal, Bali United akhirnya mampu mengakhiri laga dengan skor 2-2.

Bermain di markas sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United tampil kurang oke pada awal babak pertama. Mereka harus kebobolan terlebih dahulu pada menit ke-17 lewat gol Lerby Eliandry.

Abrizal Umainalo mengawali serangan Borneo. Kemudian, ia melepaskan operan yang berhasil dimanfaatkan Lerby dengan baik.

Baca: Jadwal Matchday Ketiga Liga Europa Dini Hari Nanti

Borneo butuh sepuluh menit untuk menambah keunggulan. Kali ini, gol diciptakan oleh Tijani Belaid yang sukses meneruskan umpan Matias Conti.

Hingga turun minum, tidak ada gol tambahan tercipta. Borneo unggul dengan skor 2-0.

Bali United mencoba untuk meningkatkan tempo permainan pada babak kedua. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan Borneo.

Kebuntuan akhirnya baru bisa dipecahkan Bali pada menit ke-74. Mereka sukses membobol gawang Borneo lewat gol I Made Andhika Wijaya.

Bali United makin agresif usai mencetak gol tersebut. Alhasil, selang enam menit, mereka sukses menyamakan kedudukan lewat gol I Kadek Agung Widnyana Putra.

Baca: Agen Conte Tanggapi Spekulasi Ketertarikan Madrid

Nasib buruk harus dialami Bali United jelang akhir pertandingan. Mereka harus kehilangan Mahamadou N’Diaye pada menit ke-90 karena mendapat kartu kuning kedua.

Beruntung kehilangan satu pemain tidak memberikan efek buruk bagi Bali United. Hingga laga usai, Bali United harus puas bermain imbang dengan skor 2-2.

Hasil imbang ini membuat Bali United turun ke peringkat kelima klasemen sementara dengan mengoleksi 41 poin. Mereka tertinggal dua poin dari Bhayangkara yang berada di peringkat keempat. Sementara itu, Borneo harus tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan mengoleksi 39 poin. 

Susunan pemain:

Bali United: Wawan, Ricky, Taufik, N’Diaye, I Made Andhika, Fadil, M. Taufiq, Bachdim, Lilipaly, Platje, Yabes Roni.

Borneo FC: M. Ridho, Abdul Rahman, Diego, Wildansyah, Renan, Abrizal, Sultan, Wahyudi, Belaid, Lerby, Conti.

Video: Kompak dan Disiplin Jadi Kunci Sukses Timnas U-19

(PAT)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Imbangi Perseru, Poin Penting Didapat PS Tira

Yogyakarta: PS TNI Rakyat (Tira) meraih satu poin saat tandang ke markas Perseru Serui dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2018, Rabu 24 Oktober 2018. Kedua tim imbang 0-0 selama dua kali 45 menit. 

Pada pertandingan itu, PS Tira menurunkan komposisi pemain terbaik. Dengan formasi 4-4-2, Jeon Wo mengomando lini tengah dan Aleksandar Rakic menjadi ujung tombak. 

Di sisi lain, Perseru memakai formasi 3-4-2-1. Namun, kedua tim minim memiliki peluang berbahaya yang mengancam gawang.

Baca juga: Indonesia Segel Tiket Perempat Final Piala Asia

Pelatih PS Tira Nil Maizar mengatakan bersyukur timnya meraih satu poin. Raihan satu poin tersebut sangat penting bagi timnya. Setidaknya, PS Tira maupun Perseru sama-sama mengoleksi 29 poin. Namun, PS Tira masih menyimpan satu laga tunda melawan PSMS Medan. 

“Kami bersyukur bisa mencuri poin di Serui. Para pemain Young Wariors telah bekerja keras,” kata Nil Maizar dalam keterangannya. 

Meski mencuri poin, pemain PS Tira Abduh Lestaluhu diganjar kartu merah pada menit 90+4 akibat melanggar pemain Perseru. “Saya pikir pergerakan Abduh bersamaan dengan bola,” kata Abduh.

Baca juga: Bantai Taiwan, Qatar Lolos ke Perempat Final Piala Asia U-19

Pemain PS Tira Ryan Wiradinata bersyukur timnya bisa meraih poin. Ia menegaskan timnya bertandang mengusung misi mencuri poin. 

“Pelatih sudah menyiapkan strategi apa yang dijalankan di lapangan, dan kami bisa menjalankannya. Kami hampir meraih tiga poin dengan satu peluang (mencetak gol), tapi gagal,” ujarnya.

Video: Hanya Kemenangan yang Bisa Jamin Timnas U-19 Lolos
 

(RIZ)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

PSIS Menang Dramatis atas SFC, Pelatih Apresiasi Pemain

Magelang: PSIS Semarang memaksa tamunya Sriwijaya FC takluk pada menit-menit akhir pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia, Selasa 23 Oktober 2018. Gol semata wayang PSIS dicetak Bruno Silva pada menit ke-93.

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra mengungkapkan pertandingan yang dramatis akhirnya bisa dilewati dengan hasil yang positif. Kemenangan ini sekaligus memperkokoh posisi PSIS di papan tengah klasemen sementara.

“Tiga poin, pertandingan yang dramatis, Sriwijaya bertahan luar biasa bagus, kami dari babak pertama berusaha menembus, banyak peluang tercipta,” katanya usai pertandingan. 
 

Baca: Mitra Kukar Curi Kemenangan di Markas PSMS

Jafri mengapresiasi semua pemain yang bersabar menggempur pertahanan Sriwijaya FC, hingga akhinya mendapatkan gol semata wayang dari kepala Bruno Silva. 

“Kami syukuri anak anak berjuang sampai menit terakhir, untuk berusaha memenangkan pertandingan, saya apresiasi ke seluruh pemain,” ujarnya. 

Duel kedua tim di Stadion Moch Soebroto, Magelang, berjalan cukup sengit, meski beberapa kali laga harus terhenti karena padamnya lampu stadion.

Laskar Mahesa Jenar menggempur pertahanan Sriwijaya FC dari babak pertama. Pada menit ke-64, Sriwijaya FC harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu kuning kedua yang diterima Zalnando setelah melanggar keras pemain PSIS Semarang.
 

Baca juga: Jadi Sorotan, Todd Ferre Enggan Terlena

PSIS yang unggul jumlah pemain mencoba terus untuk menguasai pertandingan. Hingga akhirnya, gol yang dinantikan PSIS tercipta pada masa injury time menit ke-93 melalui sundulan Bruno Silva yang menyambut umpan Aldaier Makatindu.

Dengan kemenangan ini, PSIS berhasil naik empat posisi ke urutan sembilan klasemen dengan koleksi 36 poin. Sebaliknya, SFC semakin terancam terperosok ke zona degradasi karena menempati posisi 15 dengan 30 poin dari 27 pertandingan. Beto Goncalves hanya unggul dua poin dari Perseru Serui yang baru memainkan 26 pertandingan.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Bima Sakti Dinilai Sosok yang Tepat Latih Timnas Indonesia

(ACF)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Hadapi UEA, Timnas U-19 Siapkan Lima Eksekutor Tendangan Bebas

Bintang timnas U-19, Egy Maulana Vikri, bersiap melancarkan tendangan bebas. (Foto: Medcom/Tesar)

Jakarta: Timnas U-19 Indonesia menyiapkan lima eksekutor tendangan bebas untuk menghadapi Uni Emirat Arab (UEA). Itu dilakukan demi memperbesar peluang menciptakan gol. 

Timnas U-19 akan menghadapi UEA di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu 24 Oktober pukul 19.00 WIB. Keduanya saling bertanding untuk memainkan laga terakhir Grup A Piala Asia U-19.

Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, menyadari UEA bukan lawan mudah. Oleh karena itu, dia juga menyiapkan lima penendang bebas yang terdiri dari Muhammad Luthfi, Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri, Todd Rivaldo Ferre, dan Nurhidayat Haji Haris.  

“Kami memang punya banyak penendang bebas,” kata Indra di Jakarta, Senin 22 Oktober.

Klik: Liga 1 akan Tetap Bergulir Selama Piala AFF

Bagi Indra, strategi mencuri gol dari tendangan bebas merupakan taktik baru dalam sepak bola modern. Sebab, biasanya gaya sepak bola klasik hanya menekankan kepada strategi bertahan, menyerang, dan transisi.

“Tim-tim di Piala Dunia dan Asian Games 2018 juga banyak menang dari situasi ‘set piece’ ini,” lanjut Indra.  

Pertandingan kontra UEA sangat krusial karena timnas U-19 wajib menang apabila ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur. Itu terjadi setelah Garuda Nusantara dikalahkan Qatar pada laga kedua dengan skor 5-6.

Tendangan bebas timnas U-19 terbukti mematikan ketika menghadapi Qatar. Sebab, tiga gol di antaranya lahir dari set piece Muhammad Luthfi Kamal, Todd Rivaldo Ferre dan Saddil Ramdani. 

Video: Lini Pertahanan Timnas U-19 Jadi Sorotan

(ACF)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Luis Milla Sampaikan Salam Perpisahan

Jakarta: Terjawab sudah masa depan Luis Milla bersama timnas Indonesia. Pelatih asal Spanyol itu memutuskan untuk tak memperpanjang kontraknya bersama timnas Indonesia. 

Hari ini, Minggu 21 Oktober PSSI melalui Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengumumkan nama pelatih timnas Indonesia. Mereka mempercayakan Bima menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018. 

Luis Milla akhirnya juga telah mengonfirmasi bahwa dirinya tak memperpanjang kontrak bersama timnas Indonesia. Hal itu disampaikan langsung melalui Instagram pribadinya pada hari Minggu 21 Oktober. 

Dalam postingannya tersebut Luis Milla mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan Indonesia menunjuknya sebagai pelatih. Selain itu, pelatih berusia 52 tahun tersebut juga mengungkapkan kesedihannya tak lagi bisa melanjutkan pekerjaannya di Indonesia. Bahkan, dia pun mengungkapkan masalah yang terjadi selama menukangi timnas Indonesia 

“Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan melatih di Indonesia. Proyek selama satu setengah tahun telah selesai, meskipun manajemen sangat buruk, pelanggaran kontrak, dan para pemimpin yang kurang profesional selama 10 bulan terakhir, saya merasa telah melakukan pekerjaan dengan baik.”kata Milla. 

Klik di sini: Timnas U-19 Kalah Terhormat dari Qatar

Lebih lanjut, Milla menyebut, Indonesia akan menjadi kampung halaman kedua bagi keluarga dan dirinya. Hal itu tak lepas dari sambutan baik masyarakat Indonesia selama ia berada di Indonesia. 

“Indonesia akan menjadi rumah kedua bagi saya, sebagaimana saya menerima kebaikan perlakuan kepada istri, asisten, dan diri saya.”

Tidak lupa, ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh staff pelatih dan juga pemain timna Indonesia. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf saya atas segala dukungan dan kerja keras yang telah dilakukan, terutama BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG, dan UCCI. Sebuah kehormatan bisa bekerja dengan kalian semua!”

“Pada akhirnya saya tidak mau mengucapkan selamat tinggal tanpa menyebut pemain, yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan, dan kemauan untuk berkembang dengan perilaku yang sangat baik.”

“Saya tidak akan melupakan kalian dan kalian akan selalu di hati saya. Ingat kalian punya teman di Spanyol apapun yang terjadi.”

Selama melatih timnas Indonesia Luis Milla hanya mampu mempersembahkan medali perunggu untuk timnas Indonesia U-22 ketika mengikuti SEA Games 2017, Malaysia

Today is not an easy day for me, since I will not continue as a coach in Indonesia. A project of more than a year and a half has come to an end, where despite the poor management, constant breaking of the contract and low professionalism of the leaders, over the last ten months, I leave with the feeling of having done a good job. . Indonesia will always be my second homeland, as I appreciate how well the Town has treated my wife, my assistants and myself. I would like to thank all my Staff their support and all the hard and professional work done, especially to BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG and UCCI. It has been a pleasure working with all of you! . Finally, I don´t want to say goodbye without a special mention to the players, who have shown commitment, modesty and the will to improve with an excellent attitude at all times. . I will never forget You and you will always be in my heart. Remember you have a friend in Spain for whatever. THANKS Indonesia! ???????? . . . Hoy es un día triste para mí, ya que no voy a continuar como Seleccionador de Indonesia. Termina un proyecto de más de un año y medio, donde a pesar de la mala gestión, incumplimiento constante del contrato y poca profesionalidad de los dirigentes en estos últimos diez meses, me quedo con la sensación de haber hecho un buen trabajo y sintiendo que Indonesia será mi segunda casa, por cómo nos ha tratado el pueblo de Indonesia tanto a mí, como a mi mujer y a mis ayudantes. . Quería agradecer a todo mi staff la ayuda, el trabajo bien hecho y profesional empezando por BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR ARMIN, ALI, MANU, IPANG y UCCI. Ha sido un enorme placer haber trabajado con vosotros. . Por último, despedirme de los verdaderos protagonistas, los jugadores, que habéis demostrado en todo momento vuestro compromiso, humildad y ganas de mejorar, con una actitud ejemplar. Nunca os olvidaré y siempre estaréis en mi corazón. En España tenéis un amigo para lo que necesitéis. . GRACIAS DE CORAZÓN Indonesia! ???????? . Sampai jumpa iagi. Terima Kasih atas dedikasi dan waktunya Selena ini.

A post shared by Luis Milla (@luismillacoach) on Oct 21, 2018 at 7:53am PDT

Video: Kevin/Marcus Sukses Melangkah ke Final
IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Persebaya Pesta Empat Gol ke Gawang Persib

Bali: Persib Bandung harus menelan pil pahit usai dipecundangi Persebaya Surabaya pada pekan 26 Liga 1 Indonesia, Sabtu 20 Oktober. Bermain di ‘rumah sementara’ mereka, Satdion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar-Bali, Maung Bandung takluk dengan skor 1-4.

Persebaya membuka keunggulan lebih dulu pada babak pertama. Gol tersebut dicetak winger Irfan Jaya dari hadiah penalti wasit pada menit 17.

Penalti tersebut sebelumnya berawal dari pelanggaran yang dilakukan kiper Persib, Muhammad Natshir, di dalam kotak terlarang. Ia menjegal gelandang Persebaya, Osvaldo Haay.

Akan tetapi, Persib tidak butuh waktu lama untuk bereaksi. Anak-anak asuh Mario Gomez langsung merespons gol Irfan lewat gol balasan mereka hanya dua menit berselang.

Baca: Persipura Tahan Imbang Madura di Kandang

Pencetak gol penyama kedudukan Persib adalah Febri Haryadi. Pemain Timnas U-23 Indonesia itu mencetak gol sundulan dari assist tendangan sudut Gozhali Siregar.

Menjelang berakhirnya babak pertama, Persebaya kembali mengambil alih keunggulan lewat gol kedua. Kali ini, Fandi Eko Utomo mencatatkan namanya di papan skor pada menit 42. Ia mendapat assist dari Ruben Sanadi.

Menit 77, Fandi mencetak gol keduanya untuk membawa Persebaya unggul 1-3. Kali ini, tembakan kerasnya dari luar kotak penalti tak mampu dihalau dengan baik oleh Natshir.

Keunggulan tim asuhan Djajang Nurdjaman makin jauh pada menit 80. Itu terjadi usai Osvaldo mencetak gol keempat bagi Persebaya, dengan dibantu assist Oktafianus Fernando.

Gol Osvaldo tersebut menjadi yang terakhir pada laga itu. Laga berakhir untuk kemenangan 1-4 Persebaya sebagai tim tamu.

Tambahan tiga poin membuat Bajol Ijo naik ke urutan 12 sementara dengan koleksi 32 poin. Sementara itu, Persib masih di urutan kedua dengan 45 poin, terpaut dua poin dari PSM Makassar di puncak.

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Meski tanpa Penonton, Bali United Tetap Waspadai Kekuatan Arema

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro (kanan) dan pemain Bali United, Agus Nova Wiantara saat jumpa pers (Foto: Daviq Umar/Medcom.id)

Malang: Bali United bakal bertandang ke markas Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 20 September 2018. Meski laga ini digelar tanpa penonton, tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut tetap waspada dengan kekuatan Arema.

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, mengaku sebagai tim tamu terkadang laga penonton juga akan terasa hambar. Sedangkan pemainnya malah lebih termotivasi menunjukkan yang terbaik apabila bertandang ke markas lawan yang dipenuhi suporter.

“Jadi saya rasa, ada atau tanpa penonton pun pasti pemain kami akan tetap fight. Jadi tidak ada bedanya kalau menurut saya,” ujar Widodo, Jumat 19 Oktober 2018.

Mantan pemain timnas Indonesia berharap pertandingan besok bakal menyuguhkan permainan yang bagus untuk ditonton dan seru dari kedua kubu tim. Widodo pun yakin apabila Arema pasti mempersembahkan permainan terbaiknya.

“Meski Arema tanpa pelatih kepala, mereka sudah terkonsep. Sudah dilatih. Jadi saya kira tidak ada suatu keuntungan bagi kami. Kecuali Arema memainkan 10 pemain baru ada keuntungan,” bebernya.

Secara garis besar, Widodo menyatakan bahwa Arema adalah tim yang mampu bermain lepas dan bermain lebih menyerang ketika berlaga di kandang. Hanya saja situasi itu justru bakal dimanfaatkan oleh Bali United.

“Kelemahan dari tim yang persentase lebih besar menyerang pasti pertahanan ada kelemahannya. Itu yang nanti akan kami manfaatkan. Saya harapkan besok pemain tidak melihat ke belakang tapi menatap ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Bali United, Agus Nova Wiantara mengaku timnya tetap menganggap Arema adalah tim bagus walaupun mereka bermain tanpa penonton. Sehingga dia dan pemain lainnya bakal berjuang semaksimal mungkin untuk mencuri poin di Malang.

“Setiap pertandingan wajib menang kalau masalah juara belakangan. Arema semua pemain bagus kita harus waspadai semuanya,” pungkasnya.

Awal Gemilang Garuda Nusantara

(FIR)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Arema Siapkan Taktik Pressing Lawan Bali United

Malang: Arema FC tengah menyiapkan taktik khusus saat kontra Bali United dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia. Kedua tim ini dijadwalkan bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 20 Oktober 2018.

“Lawan siapa saja, main kita harus pressing. Sebab saya yakin, pemain manapun kalau di pressing pasti akan bingung,” kata Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro.

Seperti diketahui, saat latihan persiapan jelang laga melawan Bali United, Arema FC tak ditemani pelatih mereka, Milan Petrovic. Pelatih asal Serbia ini dikabarkan tengah pulang ke negara asalnya karena urusan keluarga.
 

Baca: Jamu Bali United, Laga Perdana Arema Tanpa Penonton

Petrovic sendiri pergi dari Indonesia sejak pertandingan Arema FC kontra PSM Makassar, Minggu 14 Oktober 2018 lalu. Saat itu dia tak bisa mendampingi anak asuhnya di babak kedua karena harus mengejar jadwal penerbangan.

Oleh karena itu, dalam beberapa latihan terakhi, Hamka Hamzah dan kawan-kawan didampingi oleh dua asisten pelatih, Kuncoro dan Singgih Pitono. Sebab Milan sendiri dijadwalkan tiba di Indonesia pada Jumat 19 Oktober 2018.

“Menu latihan yang saya jalankan tetap sesuai dengan instruksi pelatih (Petrovic). Latihan tetap sama dan rutin dilakukan,” bebernya.
 

Baca juga: Egy & Witan Bawa Timnas U-19 Bungkam Taiwan

Sementara itu, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo menyampaikan bahwa Petrovic pulang ke negaranya karena ada urusan yang tidak dapat ditinggalkan. Ruddy menambahkan, Petrovic telah minta izin jauh-jauh hari.

“Coach Milan (Petrovic) pulang ke Slovenia karena ada kepentingan keluarga. Kepulangannya tidak mendadak, kebetulan jadwal pesawatnya bersamaan dengan pertandingan PSM lawan Arema,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Arema saat ini berada di peringkat 12 pada klasemen sementara dengan raihan 31 poin. Sedangkan Bali United berada jauh atas Arema yakni di posisi empat dengan 40 poin.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Awal Gemilang Garuda Nusantara

(ACF)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.