Muskil Lolos 8 Besar, PSIM Ingin Permainan Indah

Sleman: PSIM Yogyakarta menargetkan permainan indah di dua laga sisa kompetisi Liga 2 Indonesia 2018. Salah satunya, di derbi Yogyakarta jilid 2 melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Rabu 10 Oktober 2018. 

Pelatih PSIM Yogyakarta Bona Simanjuntak menyadari situasi timnya. Di klasemen sementara Liga 2 wilayah timur, PSIM hanya bercokol di posisi tujuh dengan nilai 28. 

Dari 12 tim di grup wilayah timur, hanya ada empat tim yang lolos ke babak 8 besar Liga 2. Dengan hanya menyisakan dua laga sisa, PSIM sangat sulit menembus posisi empat besar yang dihuni PSS Sleman (40 poin), Kalteng Putra (36), Madura FC (36), dan Mojokerto Putra (34). Tambah lagi, PSIM mengawali kompetisi dengan nilai minus 9 akibat sanksi dari PSSI. 

Baca juga: PSS Sleman Enggan Usung Misi Balas Dendam Hadapi PSIM

“Tapi kami sudah aman dari zona degradasi. Kami akan coba menampilkan permainan yang menghibur. Kami ingin menyenangkan penikmat sepak bola,” kata Bona di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Selasa 9 Oktober 2018. 

Bona belum memastikan siapa saja nama pemain yang akan turun sejak menit awal untuk laga besok. Ia menyatakan masih memantau kondisi dan kebugaran para pemain. 

“Pemain kami tak ada yang cedera. Kami bisa saja melakukan rotasi pemain nanti,” katanya. 

Baca juga: Rooney: Mourinho Dijadikan Kambing Hitam

Bona meminta anak asuhnya bermain sportif dan meminimalisasi adu fisik. Ia juga menginstruksikan para pemain sebisa mungkin tak melakukan banyak pelanggaran. 

“Kami mengajarkan pemain untuk bermain sepak bola tidak secara brutal,” ungkapnya. 

Salah seorang pemain andalan PSIM, Hendika Arga menyatakan siap menerima risiko bermain tanpa penonton. Ia berharap para penonton bisa terhibur dengan menyaksikan lewat saluran televisi. 

“Kami akan menikmati permainan demi menghibur penonton lewat layar televisi,” kata dia.

Video: Istiqomah Berhijab, Miftahul Jannah Beralih Jadi Pecatur
 

(RIZ)