Seto: Ketajaman Lini Depan PSS Harus Diasah Lagi

Sleman: Klub Liga 2 Indonesia 2018, PSS Sleman merasa perlu menajamkan penyelesaian akhir para juru gedornya dalam mengarungi sisa kompetisi. Pasalnya, klub berjuluk Super Elang Jawa ini selalu kesulitan mencetak gol dalam dua laga terakhir. 

Pertama, ketika mereka kalah tiga gol tanpa balas waktu bertandang ke markas Martapura FC. Sedangkan, meski menang 1-0 saat menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis 20 September 2018, gol didapatkan dengan susah payah. Bahkan gol semata wayang itu lahir dari titik putih. 

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengakui ada masalah di lini depannya. Ia mencontohkan, sejumlah peluang pemain depan PSS saat berhadapan dengan Persiba Balikpapan, kerap tidak menemui sasaran. 

Baca juga: Terkait Sanksi Ronaldo, UEFA Tunggu Laporan Wasit Felix Brych

“Tadi dari bola krosing, Gonzales hanya sendiri. Saya pikir Gonzales hanya sebagai tembok, dua kali (bola) kena tiang. Mungkin karena faktor luck (keberuntungan) juga,” kata Seto di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis 20 September 2018. 

Dengan situasi itu, Seto menilai PSS perlu menghidupkan kembali naluri ‘membunuh’ para penyerangnya. Seperti striker naturalisasi Cristian ‘El Loco’ Gonzales, Ichsan Pratama, hingga Rifal Lastori. 

“Mungkin perlu kita asah lagi nalurinya, finishing. Mudah-mudahan nalurinya (striker) muncul kembali,” kata dia. 

Baca juga: Jadwal Pertandingan Liga Europa Malam hingga Dini Hari Nanti

Ia menambahkan, tim pelatih akan segera melakukan pemulihan usai laga pekan ke-17 tadi. Sementara, sejumlah pemain yang cedera juga sudah mulai membaik. Seperti Slamet Budiono yang sudah mulai latihan. 

“Saya bersyukur hari ini tak ada yang cedera lagi. Mudah-mudahan ada yang terbaik. Harapannya lebih ke individu pemain saja untuk menjaga kondisi fisik,” ujarnya.

Video: Jadwal Pertandingan Kedua Liga Champions Minggu Depan
 

(RIZ)